Pengertian Portrait Photography | Saint-D

Pengertian Portrait Photography

Pengertian portrait photography - Bagi pecinta dunia fotografi, memotret menjadi momen yang menyenangkan. Saat memegang kamera, apapun obyek yang menarik, tidak pas rasanya tanpa diabadikan dengan kamera baik itu kamera ponsel maupun kamera digital. Portrait photography adalah salah satu jenis fotografi yang banyak digeluti dan cocok bagi pemula yang baru saja berkecimpung di dunia fotografi.

Pengertian Portrait Photography

Pengertian Portrait Photography

Fotografi portrait adalah jenis fotografi yang banyak dilakukan oleh para pemula. Fokus dari fotografi ini adalah wajah seseorang. Ini tidak berarti fotografer cukup memotret bagian wajah yang bersangkutan saja lalu selesai, tetapi fotografi portrait berusaha menangkap sisi artistik dari karakter wajah seseorang yang disertai dengan kemunculan rasa pada foto yang diambil. Sehingga, foto yang direkam tampak hidup dan bercerita seperti halnya sebuah karya sastra.

Agar hasil jepretan fotografi portraitnya maksimal, berikut empat tipsnya!

1. Headroom

Headroom merupakan ruang yang tersedia antara bagian tepian frame dan bagian atas kepala subyeknya. Usahakan agar ruang kosong di atas kepala tidak terlalu banyak sehingga diperoleh jarak yang pas dan jepretan yang menarik. Jika perlu, Anda bisa potong bagian atas kepala agar tampak full di frame dengan cara di crop sedikit. Cara lain ialah, coba bergerak mendekat ke arah subyek, lalu zoom in, dan isi space tersebut dengan wajah dengan orientasi landscape maupun portrait.

2. Fokus pada Mata Subyek

Bagian sentral wajah seseorang adalah mata. Mata mampu bercerita bagaimana suasana hati seseorang. Fokus pada sorot mata baik itu dengan cara mata memandang ke arah lensa maupun ke arah yang lain entah ke kiri maupun ke kanan. Cobalah teknik foto full frame jika ingin fokus pada bagian mata obyek. Ikuti rule of third dengan posisi mata berada pada sepertiga bagian frame.

3. Ekspresi Candid

Nggak gampang ya foto candid. Obyek seolah-olah tidak sadar bahwa dirinya sedang di foto. Foto candid dengan kualitas yang bagus memiliki kriteria alami, spontan, dan tidak di buat-buat. Hasil akhir dari foto tersebut adalah subyek berekspresi selepas mungkin, apa adanya dan menjadi dirinya sendiri. Caranya? Yuk, temukan momen dimana subyek berekspresi senatural mungkin.

4. Cahaya yang Bagus

Pencahayaan yang terang dan jelas belum tentu menghasilkan hasil pemotretan yang bagus. Fotografi portrait dengan hasil yang bagus sumber pencahayaannya berasal dari cahaya murni seperti matahari. Beberapa teknik pencahayaan yang digunakan adalah high key lighting (kontras cahaya yang terang), low key lighting(kontras cahaya yang redup), split lighting (menonjolkan pencahayaan dari satu sisi) dan butterfly lighting (menonjolkan sisi kecantikan obyek).

Pengertian portrait photography memang tidak lepas manusia sebagai obyek yang di foto. Untuk hasil maksimal, tips di atas akan sangat membantu.
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel