Pengertian Sports Photography dan Menjadi Fotografer Olahraga | Saint-D

Pengertian Sports Photography dan Menjadi Fotografer Olahraga

Fotografi memiliki beragam gaya dan bidang yang bisa difokuskan oleh penggemarnya. Salah satunya adalah Sport photography atau fotografi olahraga. Pengertian Sport photography sendiri adalah bidang fotografi yang bertujuan untuk menangkap momentum yang terjadi dalam suatu bidang olahraga. Foto-foto monumental seperti ekspresi pelari saat mencapai finish, atau contoh lain adalah momen sesaat sebelum terciptanya gol di pertandingan sepakbola menjadi bukti yang membuat sport photography menjadi bidang yang spesial.

Pengertian Sports Photography

Dalam sebuah pertandingan olahraga akan muncul berbagai kesempatan untuk menangkap citra dramatis yang muncul dalam berbagai momentum dan dapat menjadi cerita seumur hidup. Untuk mewujudkan gambar yang dramatis dan bercerita dari dunia olahraga, banyak hal yang harus diperhatikan dan dipersiapkan.

Peralatan yang Memadai

Kembali pada pengertian sport photography yang bertujuan menangkap momentum dramatis, maka diperlukan peralatan yang mampu bekerja menjepret dalam waktu yang sangat cepat. Peralatan fotografi modern di kelas high-end jelas mampu diandalkan untuk menangkap berbagai momentum olahraga. Hindari penggunaan kamera low-entry yang memiliki berbagai keterbatasan baik secara sensor maupun mode yang justru akan mengganggu hasil yang didapat.

Lensa yang dipakai jugalah harus sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Lensa tele dengan kemampuan fokus cepat bisa menjadi andalan untuk menangkap ekspresi wajah pemain atau olahragawan. Lensa yang lebar lebih cocok dipakai untuk menangkap suasana di sekitar lapangan, gambar-gambar suporter, serta atmosfer pertandingan.

Monopod atau tripod juga wajib menjadi senjata yang dibawa. Alat ini akan memudahkan peletakan kamera, serta jika dibutuhkan mempermudah membuat foto-foto panning, seperti pada olahraga balap.

Fokus dan terus Fokus

Fotografer olahraga dituntut untuk fokus pada setiap sepersekian detik sebuah momentum tercipta pada pertandingan olahraga. Tuntutan ini membuat seorang fotografer tidak bisa melepaskan mata dan pikiran dari jalannya pertandingan. Tangan haruslah selalu siap menekan rana selama pertandingan berlangsung. Selain itu kepekaan fotografer juga diasah karena harus memperhatikan hampir seluruh elemen yang ada di lapangan pertandingan.

Selain atlet yang bertanding, suasana lapangan pertandingan juga menyimpan berbagai momentum yang bisa diabadikan. Atmosfer pertandingan kerap tercipta dari gegap gempitanya penggemar yang menonton di lapangan. Pada pertandingan sepak bola misalnya, pendukung di luar lapangan sering kali membuat beragam koreografi menarik yang berpengaruh pada suasana di dalam lapangan.
Meskipun pertandingan telah usai secara formal, tugas fotografer belumlah selesai sampai di situ. Masih banyak momentum yang bisa dikumpulkan setelah pertandingan. Ekspresi para atlet yang kalah, kegembiraan pemenang, suasana staff pemain, dan banyak lagi. Fotografer masih dituntut untuk terus fokus hingga lapangan benar-benar kosong.

Kembali lagi kepada pengertian sport fotografi di atas, menjadi seorang fotografer olahraga tidak hanya diperlukan alat yang bagus, dan skil yang tinggi. Namun lebih dari itu, kepekaan terhadap jalannya pertandingan dan suasana di sekitar arena menjadi hal yang wajib diasah oleh fotografer olahraga.
Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel