Review Nikon Z7 dan Z6: Duo Kamera Full-Frame Mirrorless Pertama dari Nikon | Saint-D

Review Nikon Z7 dan Z6: Duo Kamera Full-Frame Mirrorless Pertama dari Nikon

Beberapa waktu lalu, muncul review Nikon Z7 dan Z6 yang disebut-sebut bakal menjadi saingan Sony di segmen mirrorless. Fakta itu pun terungkap di pekan terakhir bulan Agustus 2018 lalu. Nikon mantap meluncurkan Nikon Z7 untuk dilempar ke pasaran September ini. Sementara Nikon Z6 dirilis menyusul pada bulan November 2018 mendatang.

Review Nikon Z7 dan Z6

Nikon merancang kamera high-end tersebut dalam bentuk lebih kecil, tenang, dan tidak bergantung pada lensa lama. Cincin kontrol pada lensa Z begitu fokus, namun tetap menyesuaikan kecepatan rana dan kompensasi eksposur. Tentu saja, ini menjadi bukti keseriusan Nikon untuk hengkang dari bisnis DSLR.

Nah, apa saja yang istimewa dari duo kamera mirrorless besutan Nikon? Berikut ulasan singkatnya.

Review Nikon Z7 dan Z6: Hasil Foto

Meski dibanderol dengan harga tinggi, Nikon Z7 dan Z6 tetap menyita perhatian para enthusiast kamera full-frame.  Bagaimana tidak? Kamera yang berbodi ringan ini mampu menghasilkan jepretan dengan kualitas terbaik.

Seperti apa hasil bidikan lensannya?

Highlight 

Teriknya cahaya matahari kerap menyulitkan fotografer untuk mengambil gambar. Pasalnya, saat itu terjadi highlight clipping atau terlalu terang. Kondisi yang demikian menjadikan detail di area tertentu menghilang. Namun, Nikon Z7 dan Z6 berhasil menuntaskan persoalan tersebut.

Jepretan Nikon memiliki eksposur lengkap dengan shadow, midtown, dan highlight yang seimbang. Jadi, awan di langit terang sekalipun dapat terlihat jelas dan detail. Pun foreground batu dan air tampil sempurna tanpa underexposed.

Bokeh

Efek bokeh digunakan untuk menghasilkan objek foto tajam dan sekitarnya blur. Agar memperoleh gambar berkualitas, diperlukan lensa kamera dengan aperture kecil, focal length panjang, dan optik terbaik. Selain itu, jenis lensa juga memengaruhi jumlah blades untuk membuat bokeh lebih banyak.

Menjawab tantangan tersebut, Nikon Z7 dan Z6 menawarkan lensa kit focal length panjang dengan bukaan f/4. Spek ini cocok untuk Anda yang suka memotret portrait atau makro. Tentunya, didukung pengaturan jarak, letak objek foto, dan background menjadikan gambar tampil sempurna.

Lowlight

Kondisi lowlight sering kali menjadi masalah dalam pemotretan. Jika tak segera diatur kondisi ini bisa membuat gambar tampak gelap. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Nikon Z7 dan Z6 hadir dengan rentang ISO yang mumpuni. Jadi, kebutuhan foto long exprosure bisa terakomodasi.

Dynamic Range

Supaya menghasilkan kontras tinggi dalam foto, diperlukan dynamic range besar. Kamera Nikon Z7 dan Z6 memiliki kriteria tersebut sehingga mampu membuat tampilan warna yang presisi. Setiap objek terlihat akurat dan detail tanpa saturasi berlebihan.

High Speed

Shutter speed maksimal dari kamera mirrorless Nikon cukup akurat untuk mengabadikan foto secara cepat. Artinya, Anda bisa memotret objek apa pun dengan fokus sempurna. Pun didukung continuous shooting mumpuni, Anda tak perlu khawatir kehilangan momen berharga yang bergerak cepat.

Mana yang Paling Canggih?

Dilihat dari fisiknya, Nikon Z7 dan Z6 sama-sama dibalut bahan magnesium. Material ini membuat keduanya tahan terhadap terpaan cuaca. Tak hanya itu, kamera tersebut pun menjadi antikarat, tidak mudah meleleh, dan terasa ringan.

Nikon menyematkan lensa Z-mount berdiameter 55 mm. Ini merupakan mount lensa terbesar di segmen full-frame mirrorless. Spek tersebut disempurnakan dengan dukungan tiga lensa baru dan 1 aksesori adapter F-mount.

Jadi, antara Z7 dan Z6, mana yang paling oke? Berikut ini perbedaan kedua kamera di resolusi sensor, titik autofocus, speed memotret, dan ISO.

Autofocus 

Nikon Z7 memiliki autofocus hybrid sebanyak 493 titik fokus phase-detect (PDAF). Cakupan areanya mencapai 90%. Keunggulan ini menjadikan Nikon Z lebih cekatan dalam meraih fokus.

Sementara itu, Nikon Z6 hanya memiliki 273 titik PDAF. Meski begitu, jumlah ini masih lebih banyak ketimbang kamera mirrorless lainnya. Jadi, Anda tetap bisa maksimal dalam memilih area yang ingin dibidik.

Sensor

Nikon Z7 dibekali sensor CMOS FX-Format 45.7 megapiksel yang mampu memotret dengan rentang ISO 64-25600. Tentu saja, tambahan lensa Nikkor Z menjadikan jepretannya lebih jernih dan tajam. Selain itu, algoritma pada sensornya mampu mengubah autofocus phase-detection ke contrast detection secara otomatis.

Lantas, apakah Nikon Z6 memiliki kemampuan yang sama? Dari sisi sensor, resolusi kamera ini hanya mencapai 24 megapiksel. Meski begitu, jepretannya tetap optimal dalam kecepatan dan kondisi lowlight.

Kecepatan Memotret

Nikon Z7 dan Z6 memiliki shutter speed yang sama tetapi berbeda dalam frame per second (fps). Nikon Z7 dibekali 6 fps, sedangkan Nikon Z6 mempunyai 12 fps. Hal ini memengaruhi jumlah gambar yang diambil tiap detik dan tingkat kehalusannya.

ISO

Kualitas Nikon Z7 dan Z6 juga bisa dibandingkan dari ISO. Nikon Z7 memiliki ISO 64-25600, sedangkan dalam Nikon Z6 dibenamkan ISO 100-51200. Fitur ini didukung processor Expeed 6 menghindarkan foto dari efek noise.

Selain ketiga spesifikasi di atas, kedua kamera juga dibekali fitur Vibration Reduction (VR). Dengan fitur tersebut, gambar yang dihasilkan lebih stabil walaupun diambil saat bergerak. Tak hanya itu, Nikon Z7 dan Z6 juga dibekali 5 axes yang menciptakan peningkatan shutter speed hingga 5 stop.

Itulah sekilas review Nikon Z7 dan Z6 yang siap memecahkan rekor Sony di segmen kamera mirrorless. Buat Anda para pencinta fotografi sudah saatnya beralih ke kamera full-frame tercanggih dari Nikon. Tunggu apa lagi?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel