Pengertian Maternity Photography dan 5 Tipsnya | Saint-D

Pengertian Maternity Photography dan 5 Tipsnya

Pengertian Maternity Photography - Momen kehamilan adalah momen yang ditunggu-tunggu dan sayang sekali jika tidak diabadikan. Maternity photography adalah sesi pemotretan saat Moms sedang hamil. Unik dan luar biasa pastinya sebab bentuk perut membesar dengan berat badan yang tidak jarang meningkat drastis.

Pengertian Maternity Photography

Untuk memperoleh hasil pemotretan yang bagus, yuk perhatikan tips berikut!

1. Pertimbangkan waktu yang tepat untuk pemotretan

Yang unik dari seorang ibu hamil adalah kondisi perut yang sedang membesar. Saat hamil muda, kehamilan tentunya belum kentara sehingga pemotretan saat hamil muda hasilnya kurang maksimal. Untuk hasil yang bagus, Moms bisa lakukan pemotretan pada usia kehamilan 7 atau 8 bulan dengan kondisi perut membesar namun kandungan tidak terlalu berat seperti halnya pada bulan terakhir. Lalu, jika terdeteksi janin dalam kandungan adalah kembar, Anda bisa melakukan pemotretan pada usia kehamilan 5-6 bulan menyesuaikan dengan kondisi dan kenyamanan Moms.

2. Pertimbangkan Tema

Menuju ke lokasi pemotretan, usahakan Moms telah menentukan tema apa yang ingin Moms eksplor, apakah temanya alam, elegan, fun, casual, atau yang lain. Atau, tidak masalah jika Moms meminta pertimbangan dari pihak fotografer kira-kira apa tema yang cocok dan menarik. Untuk tema pemotretan casual, Moms bisa memanfaatkan lokasi rumah dan memanggil fotografer untuk melakukan pemotretan. Usahakan agar rumah dalam kondisi rapi, bersih dan tertata dan rancang pose-pose lucu untuk pemotretan. Sedangkan untuk tema yang lain seperti tema elegan Anda bisa datang ke studio, memilih kostum dan make up yang sesuai. Untuk tema alam, Moms yang masih sanggup bepergian bisa nih memanfaatkan background pemandangan alam yang indah.

3. Pose

Perhatikan pose saat pemotretan. Untuk maternity photography, biasanya pose yang diambil adalah Moms berdiri mengelus-elus kandungan. Berdiri menyamping atau 45 derajat atau tepat di depan sumber cahaya. Jika Moms melakukan pemotretan di luar, bersandar di pohon adalah cara untuk mengurangi lelah. Pemotretan dari atas dengan posisi Moms rebahan, atau dengan posisi duduk agar lebih nyaman.

4. Berfoto Bersama Keluarga agar Lebih Lengkap

Maternity Photography tidak selalu berfoto sendiri. Agar foto semakin lengkap, Anda bisa sempurnakan bersama keluarga tercinta sehingga pose-pose yang dihasilkan tidak membosankan. Yup, ini sekaligus menjadi momen foto keluarga saat sedang hamil.

5. Kostum yang Dikenakan

Pemotretan saat kehamilan intinya ada pada nyaman tidaknya Moms saat pemotretan. Di negara barat, pemotretan saat sedang hamil tanpa busana sudah biasa dilakukan. Namun, di Indonesia agaknya ini kurang pantas. Kenakan baju yang sekiranya menonjolkan kehamilan dengan bahan melar dan ketat agar mudah di tangkap kamera. Pengertian Maternity Photography banyak dilakukan oleh bumil yang ingin mengabadikan momen kehamilannya. Abadikan momen tersebut dengan tips di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel